Beranda Jendela Keluarga Celah Ayah, Perhatikanlah Anak Perempuanmu.

Ayah, Perhatikanlah Anak Perempuanmu.

676

Ayah, Perhatikanlah Anak Perempuanmu–Menarik sekali apa yang disampaikan seorang peserta di acara seminar parenting di sebuah kota. la seorang hakim wanita yang banyak menangani kasus pelecehan seksual di kalangan anak-anak. Ia heran, belakangan ini yang menjadi korban pelecehan seksual terbanyak justru anak laki-laki. Jadi pelakunya atau penyebabnya justru anak perempuan.

Di laman facebook pernah geger karena ada foto anak perempuan yang sedang diperlakukan tidak sopan, namun tampak menyukai hal tersebut. Bahkan tertawa, tidak risih atau malu. Ada beberapa foto yang diambil dalam kondisi berfose. Artinya, foto itu sengaja diambil dengan sepengatahuan objek yang difoto.Anak Perempuan

Sebuah media keluarga, melakukan survey dan menganalisis penyebab meningkatnya jumlah gadis-gadis yang agresif dan genit. Menurut temuan mereka, karena terlalu banyak pengaruh dari berbagai media; banyak tontonan layar lebar maupun televisi, iklan, majalah, dan buku yang mencontohkan anak perempuan untuk proaktif terhadap pria.

Selain itu, yang paling berpengaruh adalah pola asuh keluarga. Anak dari sebuah keluarga yang sering konflik atau orangtuanya bercerai cenderung membuat anak rentan secara emosional, sehingga mencari penyeimbang emosi dari lawan jenis.

Ayah, Perhatikanlah Anak Perempuanmu.

Untuk menghindari hal itu, pendidikan dan contoh di keluarga tentang adab dan akhlak seorang Muslimah sangat penting. Ajaran Islam sangat jelas mengatur bagaimana seorang Muslimah berpakaian dan berperilaku. Karenanya, perempuan ditinggikan martabatnya karena kemampuannya menjaga kehormatan dirinya.

Ada hal yang perlu digarisbawahi mengenai fenomena di atas, tentang pentingnya perhatian dan kasih sayang ayah pada anak perempuannya. Ayah harus aktif mencintai dan memperhatikan kebutuhan emosi anak perempuannya. Banyak kasus akibat anak perempuan tidak dekat dengan ayah, tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari ayahnya, maka selalu mencari perhatian lawan jenis baik di sekolah, maupun di tempat kerja.

Barangkali kisah berikut bisa menginspirasi, tentang kedekatan ayah dan anak perempuannya. Ketika suaminya meninggal secara mendadak, seorang ibu muda sangat cemas memikirkan nasib anak perempuan satu-satunya. Namun di tengah rasa dukanya yang mendaIam, anak perempuan yang masih belia itu berkata, “Bunda, meski kebersamaanku dengan ayah hanya 11 tahun, tapi kasih sayang dan perhatian ayah bagiku sudah cukup,” ujar sang anak.

Si ibu tak menyangka ucapan tersebut keluar dari mulut anaknya. la sangka anak perempuan yang sangat dekat dengan ayahnya itu akan merasa shock, bahkan boleh jadi frustrasi. Namun ternyata ia ikhlas melepas kepergian ayahnya. Justru karena ia sangat dekat dan sudah merasa puas dengan kasih sayang sang ayah, ia menjadi sangat tegar.

Baca Juga: Menjadi Ayah Mesra dengan Anak

Kedua fenomena tersebut memberikan pembelajaran bahwa di masa kini untuk membentuk anak-anak perempuan yang sesuai jati diri Muslimah, sangat diperlukan peran ayah, bukan hanya ibu. Sebagai orang-tua kita tidak tahu akan berapa lama mendampingi dan mengasuh buah hati kita. Namun jika yang dilakukan sudah maksimal, hal positif yang dilakukan orangtua akan menjadi modal dan model yang kuat. ♦ OLEH IDA S. WIDAYANTI Penulis buku Serial Catatan Parenting, Mendidik Karakter dengan Karakter