Beranda Adab 4 Adab Menguap Dalam Islam.

4 Adab Menguap Dalam Islam.

468

Adab Menguap Dalam Islam–Dalam kehidupan sehari-hari kita sering menyaksikan orang seenaknya menguap di depan umum. Mereka menganggap perbuatan tersebut sebagai perkara yang lazim dan biasa-biasa saja.

Padahal dalam Islam, masalah tersebut bukan perkara yang remeh, tetapi sesuatu yang penting untuk diperhatikan.

adab menguap
adab menguap

Allah membenci menguap karena ia merupakan aktivitas yang membuat seseorang banyak makan, yang pada akhirnya membawa pada kemalasan dalam beribadah.

Para nabi tidak pernah menguap, dikarenakan menguap adalah salah satu aktivitas yang dibenci oleh Allah.

4 Adab Menguap Dalam Islam Yang Harus dijaga oleh seorang muslim.

Karena beberapa hal diatas, maka Islam mengajarkan kepada umatnya untuk menjaga beberapa adab ketika menguap, diantaranya:

Pertama, menahan diri.

Ketika seseorang sadar bahwa dirinya akan menguap, disunnahkan untuk menahan diri agar tidak melakukannya. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, ““Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semaksimal mungkin (agar mulutnya tidak terbuka).” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

Baca : 7 Adab Bersedekah Dalam Islam, Agar Mendapatkan Pahala Maksimal.

Kedua, menutup mulut dengan tangan.

Ketika menguap sudah tidak bisa ditahan, hendaknya menutupkan tangannya pada mulut. Hal ini dimaksudkan mencegah setan masuk tubuh melalui mulut.

Hal ini sebagaimana telah disebutkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dari Rasulullah bahwa beliau bersabda yang artinya,“Apabila salah seorang dari kalian menguap maka hendaknya ia meletakkan tangannya di mulutnya karena setan akan memasukinya.” (Riwayat Bukhari).

Tangan yang dimaksud bisa kanan atau kiri, yang penting mana diantaranya yang memungkinkan. Yang penting mulut bisa tertutup. Namun mendahulukan yang kanan lebih baik daripada yang kiri.

Jika tangannya dalam kondisi kotor bisa juga menutup mulut dengan menggunakan kain atau sapu tangan. (Fathul Bari)

Ketiga, tidak mengeluarkan suara

Ketika menguap diusahakan tidak mengeluarkan suara. Apalagi sengaja dibuat-buat agar kuapannya didengar orang lain. Rasulullah bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian menguap maka tahanlah semaksimal mungkin dan janganlah bersuara haah haah.” (Riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi).

Keempat, tidak menguap saat shalat

Allah sangat membenci perbuatan menguap, terlebih-lebih ketika waktu shalat. Karena itu orang yang sedang shalat hendaknya betul-betul dalam kodisi fisik yang prima dan tidak mengantuk agar tidak mudah menguap. Disunnahkan untuk tidur sejenak sebelum shalat terutama pada siang hari.

Demikianlah 4 adab menguap dalam Islam. Semoga bermanfaat. (Bahrul Ulum/Suara Hidayatullah)